Category Archives: Blogs

Membuat Top Dropdown Menu di WordPress

Drop down menu adalah tampilan menu yang memiliki tingkatan di bawahnya ketika pointer mouse kita letakkan atau kita arahkan di atas tulisan menu yang kita pilih. Dapat juga disebut dengan multi-leverl-navigation. Jadi, ketika mouse diarahkan di atasnya maka akan muncul sub dari menu utama tadi.

Untuk awal buka file header.php
copy dan paste kode berikut :

 <div id="menu">
 <ul> 
 <li><a href="<?php bloginfo('url');?>">Home</a></li> 
 <?php wp_list_categories('title_li='); ?>
 </ul>
 </div>
   
"<li><a href="<?php bloginfo('url');?>">Home</a></li>"  
ini untuk menampilkan halaman default blog kamu
"<?php wp_list_categories('title_li='); ?>" 
ini untuk menampilkan halaman berdasarkan Kategori blog kamuz

Selanjutnya buka file style.css
copy dan paste kode dibawah ini :
#menu {
 margin-top:2px;
 /*background:#000 url(images/img04.jpg) left repeat*/;
 border-bottom: #ff3b97 solid 5px;
 border-top: #ccc solid 1px;
 height:30px; 
 text-shadow: 3px 3px 6px #aaa; 
 width: 100%; 

}

#menu ul { 
 margin: 0; 
 list-style: none; 
 display: block; 
}

#menu li , #menu li a{ 
 float: left; 
 position: relative; 
 margin-right:10px;
 color:#000; 
 text-decoration: none; 
 display: block;
} 

#menu .menu-header, 
div.menu { 
 width: 100%; 
}

#menu .menu-header ul, 
div.menu ul { 
 list-style: none; 
 margin: 0; 
}

#menu .menu-header li, 
div.menu li { 
 float: left; 
 position: relative; 
}

#menu a { 
 color: #000; 
 display: block; 
 line-height: 30px; 
 padding:0 5px 0 5px; 
 text-decoration: none;
}

#menu ul ul { 
 display: none; 
 position: absolute;
 margin-top:30px;
 left: 0; 
 float: left; 
 width: auto; 
 z-index: 99999; 
}

#menu ul ul li { 
 min-width: 180px; 
}

#menu ul ul ul { 
 left: 30px; 
 top: 35px; 
}

#menu ul ul a { 
 background: #000000; 
 line-height: 1em; 
 padding: 10px; 
 width:auto; 
 height: auto; 
}

#menu li:hover > a, 
#menu ul ul :hover > a { 
 background: #ff3b97; 
 color: #fff;
 text-shadow: 3px 3px 6px #000; 
}

#menu ul li:hover > ul { 
 display: block; 
}


Maka hasilnya akan terlihat seperti dibawah ini :

Membuat Top Dropdown Menu di WordPress

Maintenance Dan Marketing/SEO

Setelah kita memiliki website tentu kita ingin website tersebut dapat berfungsi sebagaimana yang kita kehendaki.
Beberapa langkah lanjutan setelah website dibuat meliputi :

  • Maintenance  & Update Website.

Website yang telah dibuat memerlukan maintenance dan update secara berkala guna menjaga dan menambah fitur atau memperbarui fitur yang sudah ada di dalam website. Dengan fitur-fitur yang selalu terbaru dan terupdate maka fitur dalam design web yang dibuat akan selalu sesuai dengan perkembanagan dan keperluan user yang semakin berkembang searah dengan perkembangan internet.
Selain itu fitur hosting yang aman dan termaintenance dengan baik dan tidak sering berpindah server sehingga website yang online bisa selalu aman dan bisa diakses dengan cepat oleh para pengunjung.

  • Web marketing dan SEO

Aktifitas SEO adalah salah satu strategi internet marketing untuk  optimasi search engine tentang bagaimana website yang kita buat benar-benar menduduki posisi terbaik di halaman utama search engine menurut kata kunci yang kita bidik.

Pentingnya update dan maintenance website adalah untuk menjaga stabilitas website agar pada saat user mengakses dan bertransaksi bisa aman dan nyaman. Optimasi website yang dilakukan adalah untuk membantu memasarkan produk anda agar lebih cepat laku di pasaran dan bisa cepat mendapatkan hasil sesuai dengan target.

Website Untuk Bisnis/Usaha

Seiring dengan melesatnya kemajuan komunikasi dan internet di Indonesia dan dunia pada umumnya, website sudah menjadi keperluan pokok dari presentasi dan promosi dunia bisnis/usaha baik itu untuk usaha kecil, menengah maupun usaha berskala besar dan internasional semuanya menggunakan fasilitas website.

Karena sudah tersebar luasnya jaringan internet telah banyak mengubah cara masyarakat dalam melakukan analisa pasar. Ketika promo dan presentasi produk dari luar daerah atau luar negeri sangat mudah diakses maka begitu mudah pula untuk melakukan transaksi bisnis.

Begitu banyak dampak positif yang dapat kita raih dengan mempunyai website diantaranya :

  • Memperoleh pangsa pasar yang luas di internet tanpa batasan geografis local dan negara
  • Bisa diakses selama 24 jam penuh dari mana saja ( kecuali pada saat maintenance website ).
  • Seperti memiliki kantor yang tidak perlu tutup dan tanpa membayar pegawai operasionalnya.
  • Bisa di tambah produk atau di update kapan saja dan di mana saja asal terhubung dengan internet.
  • Bertambahnya kepercayaan konsumen karena adanya informasi yang selalu update dari website pengusaha.

Perkembangan jumlah website yang meningkat terus tiap tahunnya merupakan gambaran bahwa promosi online lewat website merupakan cara yang sangat efektif dan ekonomis karena dapat menjangkau pangsa pasar tidak terbatas.

Mahalnya beriklan lewat media cetak dengan keterbatasan penyebaran informasi secara geografis yang ada menjadikan website sebagai salah satu alternatif pengganti.

Membuat website biasanya mahal pada biaya awal namun tahun – tahun berikutnya akan sangat murah. Website adalah teknologi presentasi serta  promosi dimasa kini dan mendatang, yang merupakan keperluan dari setiap pelaku usaha.

Setting Custom Domain di Blogspot

Memiliki blog dengan nama domain top level domain (tanpa embel-embel blogspot, wordpress, multiply dll) tentunya akan membuat blog kita terlihat lebih elit dan berkelas, dan juga akan membuat nama blog kita akan lebih mudah diingat orang. Jika kamu belum memiliki domain, kamu bisa membelinya di webdevelopmentbali.co.cc dengan harga yang cukup murah (he.he.. promosi). Jika kita sudah membeli domain maka ada beberapa hal yang harus kita lakukan supaya domain kita tertuju pada web/blog yg kita punya, diantaranya yaitu setting DNS, Name Server dll. Mari kita mulai saja langkah-langkah untuk customisasi domain ini.

* SETTING DNS (DOMAIN NAME SERVER)
Langkah awal kita yaitu melakukan setting DNS. Biasanya jika kita membeli domain akan ada biaya tambahan (sekitar Rp 3000,-) untuk menambahkan layanan “DNS Managed”. Tapi jika kamu tidak ingin mengeluarkan biaya ada layanan gratis supaya kita bisa melakukan setting DNS, seperti di dnspark.net. Nha berikut ini adalah tutorial jika kam menggunakan layanan dari dnspark ini :

1. Jika kamu belum memiliki account di dnspark km bisa daftar di https://www.dnspark.net/register.
2. Jika sudah daftar silahkan login.
3. Pilih menu “DNS Hosting” (disebelah kiri). Kemudian pilih “Add Domains”
4.Beri tanda centang kotak “DNS Hosting – Free” lalu Isikan nama domain yang sudah km beli di kolom “Enter new domain” (tanpa www).
5. Kemudian Klik tombol “Add Now”
6. Jika berhasil maka nama domainmu akan muncul di “Domain List” (pojok kiri bawah)
7. Klik domain km untuk melakukan pengaturan selanjutnya.
8. Pada Dropdown “Type” pilih “CNAME”.
9. Pada Kolom “Alias Name” isikan www (sebenarnya itu bisa diisi apa saja, tp untuk domain utam sebaiknya diisi “www”).
10. Kemudian untuk destination name isikan ghs.google.com (untuk blogspot).
11. Jika sudah klik tombol “Update All”

Untuk proses setting DNS sudah selesai.

Bagi yang sudah punya “DNS Managed” sendiri di domainnya, cara settingnya seperti ini:
– Masuk ke “Managed DNS” Trus Pilih “CNAME Records”
– Kemudina klik tombol “Add CNAME Records”
– Untuk kolom “Host Name” diisi dengan “www”
– Untuk Kolom “Value” pilih yg bagian bawah kemudian isi dengan “ghs.google.com”
– Kemudian Klik tombol “Add record”

Selesai deh…

* SETTING NS (NAME SERVER)
Bagi yang sudah memiliki “Mange DNS Service” sendiri di domainnnya maka langkah berikut ini tidak perlu dilakukan. Tapi jika kamu menggunakan layanan DNS Manger dari dnspark.net, maka kamu harus merubah “Name Server” di domain manager kamu. Bagi yang membeli domain dari dodoldomain.net maka langkah-langkahnya adalah seperti berikut ini, (bagi yang beli ditempat lain saya rasa hampir sama langkah2nya)

1. Login di dodoldomain.net kemudian pilih “My Account”
2. Jika sudah maka kamu akan berada dalam kawasan “admin area” domainmu.
3. Pilih menu “Domain –> List Last 10”
4. Domain kamu akan terlihat di “List of Domain”
5. Klik link “Domain Name –> Click to Manage”

6 Kemudian klik tombol “Modify Name Server”.

7 Isikan name server berikut kedalam kolom “Name Server1, Name Server2, Name Server3, Name Server4, Name Server5” kemudian klik tombol “Submit”

ns1.dnspark.net
ns2.dnspark.net
ns3.dnspark.net
ns4.dnspark.net
ns5.dnspark.net

Nah urusan dengan si “Name Server” Sudah Selesai

* SETTING PUBLISHING DI BLOGGER
Nha sekarang tinggal langkah terakhir. gini langkahnya :

1. Login di blogger. Pilih menu “Setting –> Publishing”
2. Kemudian klik link Switch to : Custom Domain
3. Kemudian klik lagi link Already own a domain? Switch to advanced settings
4. Kemudian isikan nama blog kamu di kolom “Your Domain” (pake www ya, contoh www.kendhin.com)
5. Lalu Klik tombol “Save Setting”

Yak Semua sudah selesai. Jika semua settingan tadi dilakukan dengan benar maka domain kamu yang baru akan aktif sekitar 1-24 jam bahkan bisa nyampe 48 jam.. Jadi sabar aja.

Cara membuat Virtualhost pada XAMPP Windows

Sudah lama saya ingin membuat virtualhost di xampp yang sudah terinstall di komputer saya, akhirnya setelah browsing di mbah google saya menemukan tutorialnya, dan sekarang saya ingin membaginya.

Pengertiannya, Virtualhost adalah : Host buatan atau simulasi host pada server apache atau localhost. Contoh anda harus mengakses website anda dengan http://localhost/webdevelopmentbali.com dengan Virtualhost alamat website anda menjadi http://webdevelopmentbali.com mudah bukan ??
Tentu ini akan memudahkan anda bagi yang mempunyai banyak pekerjaan dalam membuat website, terlebih Webdeveloper.

Baiklah langsung saja bagaimana kita akan membahas Cara membuat Virtualhost pada XAMPP Windows

1.Instal XAMPP
2.Buka file host (C:\WINDOWS\system32\drivers\etc)

Copyright (c) 1993-1999 Microsoft Corp.
#
# This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.
#
# This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each
# entry should be kept on an individual line. The IP address should
# be placed in the first column followed by the corresponding host name.
# The IP address and the host name should be separated by at least one
# space.
#
# Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual
# lines or following the machine name denoted by a ‘#’ symbol.
#
# For example:
#
# 102.54.94.97 rhino.acme.com # source server
# 38.25.63.10 x.acme.com # x client host

127.0.0.1 localhost

3.Lalu tambahkan virtual host IP 127.0.0.1 webdevelopmentbali.com di dalam file tersebut (seperti terlihat dibawah ini)

# Copyright (c) 1993-1999 Microsoft Corp.
#
# This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.
#
# This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each
# entry should be kept on an individual line. The IP address should
# be placed in the first column followed by the corresponding host name.
# The IP address and the host name should be separated by at least one
# space.
#
# Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual
# lines or following the machine name denoted by a ‘#’ symbol.
#
# For example:
#
# 102.54.94.97 rhino.acme.com # source server
# 38.25.63.10 x.acme.com # x client host

127.0.0.1 localhost
127.0.0.1 webdevelopmentbali.com

Kalian juga bisa menambahkan virtualhost lebih dari satu, ulangi langkah ke tiga jika ingin menambahkan virtualhost lagi.

 

4. Buka file httpd.conf (C:\xampp\apache\conf), lalu setting directory permission supaya bisa diakses oleh siapapun.(lihat bagian bawah ini)

Cari kode dibawah:


Options FollowSymLinks
AllowOverride None
Order deny,allow
Deny from all

Lalu ganti dengan kode dibawah:


Options Indexes FollowSymLinks Includes ExecCGI
AllowOverride All
Order allow,deny
Allow from all

Save file tersebut.

5. Lalu buka lagi file httpd-vhosts.conf (C:\xampp\apache\conf\extra), tambahkan ServerName dan DocumentRoot pada file tersebut. (lihat dibawah)
Cari ##NameVirtualHost,  seperti dibawah:

##NameVirtualHost *:80

Hilangkan tanda ## sehingga akan terlihat seperti dibawah ini::

NameVirtualHost *:80

Tambahkan virtualhost Anda yang terdiri dari ServerName dan DocumentRoot.



#VirtualHost Anda 

DocumentRoot C:/xampp/htdocs/belajar-web.com
ServerName belajar-web.com

 

#Untuk membedakan localhost dengan virtualHost Anda:

DocumentRoot C:/xampp/htdocs
ServerName localhost

Jangan lupa untuk save

6. Langkah terakhir yaitu, membuat folder dengan nama file webdevelopmentbali.com di C:\xampp\htdocs